Course Content
Kelas Mulai Jadi IoT Engineer Hebat

IoT Software Engineer

Internet of Things Software Engineer atau sering disebut sebagai IoT Software Engineer merupakan seseorang yang memiliki skill mendesain, merancang dan mengimplementasikan suatu sistem perangkat lunak Internet of Things. Berikut juga merupakan tugas dari seorang IoT Software Engineer yaitu memikirkan tentang pembuatan aplikasi user, bagaimana visualisasi data, analisa data dan bagaimana processing data. Untuk membuat suatu software, diperlukan juga skill dan pemahaman tentang bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, Javascript, PHP, dan juga pemahaman tentang data base seperti MySQL. Berikut juga merupakan contoh tugas seorang IoT Software Engineer seperti :

  1. Mengembangkan dan melakukan test aplikasi Internet of Things.
  2. Membuat dokumen teknis yang berhubungan dengan spesifikasi teknis aplikasi, perkiraan, pengujian dan rencana pengujian aplikasi Internet of Things.
  3. Merancang, menulis dan menerapkan kode program yang siap diproduksi.
  4. Merancang solusi bersama tim untuk memehuni kebutuhan client.

Berikut ini merupakan skill-skill yang harus Anda kuasai untuk menjadi seorang “IoT Software Engineer” yang handal.

 

HTML, CSS, dan Javascript untuk Proyek Web Server

HTML, JS, CSS
HTML, JS, CSS

Sebagian besar Software atau aplikasi tersusun dari 3 bahasa. Tiga bahasa ini adalah HTML, CSS dan Javascript. Pemahaman tentang HTML, CSS dan Javascript merupakan hal yang sangat penting bagi seorang IoT Software Engineer.

HTML
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat Aplikasi Web. HTML adalah markup yang digunakan untuk mendefinisikan struktur halaman web. Hal ini seperti misalnya membuat elemen paragraf, gambar, link dan lain sebagainya. HTML tersusun atas elemen/tag HTML.

Sebagian besar aplikasi web merupakan halaman yang dibangun dengan HTML. HTML merupakan bentuk utama dari halaman web. CSS dan Javascript terletak di dalam file HTML. Sebuah aplikasi web dapat dibuat hanya dengan menggunakan HTML (Tanpa CSS dan Javascript).

CSS
CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets, merupakan sebuah bahasa yang digunakan untuk membuat tampilan dan format pada halaman website maupun aplikasi web. CSS bisa Anda gunakan untuk mengatur jenis font, warna tulisa, dan latar belakang dari halaman

CSS ini bisa digunakan bersamaan dengan HTML untuk menjalankan sebuah aplikasi web dengan baik. Jika Anda hanya menggunakan HTML untuk membangun sebuah aplikasi web, Anda harus menulis tag untuk sebuah elemen HTML di semua halaman tersebut.

Dengan adanya CSS, Anda hanya menuliskan kode satu kali untuk sebuah elemen dan diterapkan ke semua halaman.

JavaScript
Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi web agar terlihat lebih dinamis dan interaktif. Jika sebelumnya Anda sudah menggunakan HTML dan CSS, Javascript akan meningkatkan fungsional pada aplikasi web.

JavaScript merupakan bahasa pemrograman jenis interpretes, sehingga tidak memerlukan compiler untuk menjalankannya. JavaScript memiliki fitur-fitur seperti berorientasi objek, client-side, high-level programming, dan loosely typed.

Bootstrap

Bootstrap
Bootstrap

Bootstrap merupakan sebuah framework HTML, CSS, dan JavaScript yang digunakan untuk membuat website reponsive dengan cepat dan mudah.

Apa kegunaan Bootstrap dalam pengembangan website?

  • Menciptakan website mobile friendly
  • Memudahkan resize gambar
  • Menambahkan elemen website elemen website tanpa ribet
  • Membuat website lebih interaktif

Pemrograman PHP

PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman server side scripting yang bersifat open source. Secara umum, fungsi PHP adalah digunakan untuk pengembangan website. Baik website statis seperti situs berita yang tidak membutuhkan banyak fitur. Ataupun website dinamis seperti toko online dengan segudang fitur pendukung.

Namun, penggunaan PHP tidak terbatas pada pengembangan website saja, lho. Karena fleksibilitasnya yang tinggi, PHP juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi sekalipun.

jQuery dan JSON

Menampilkan data json menggunakan jquery ajax ini sangat membantu kita dalam menampilkan sebuah data dari database. Ketika kita mengambil data dari database dan merubah menjadi data JSON menggunakan PHP json_encode (), maka data yang kita tampilkan responnya sangat cepat sekali. Kemudian, kita mem-parsing data JSON dan mengulangi objek dari fungsi jQuery.

MySQL dan MariaDB

MariaDB dan MySQL
MariaDB dan MySQL

MySQL
MySQL adalah sebuah sistem menajemen database relasional (RDBMS). MySQL membantu untuk mengelola databse yang cukup kompleks dengan berbagai keterkaitan antara data yang digunakan. Dalam SQL semua data yang ditata pada tabel dan kolom dapat diatur untuk memberikan sebuah hasil sesuai logic dibutuhkan untuk perhitungan.

MariaDB
Hampir sama seperti MySQL, MariaDB adalah sebuah software untuk mengelola database. Tidak hanya dibekali dengaen fitur yang memadai, MariaDB juga mengedepankan kompatibilitas dengan MySQL. Mulai dari definisi tabel dan data, API, dan berbagai protokol hingga port dan socket yang digunakan.

 

Kesimpulan

Menjadi IoT Software Engineer memang memerlukan banyak skill yang harus dikuasai. Tapi jangan khawatir, Anda bisa mempelajari semua skill yang dibutuhkan dengan mengikuti kelas “IoT Software Engineer”. Klik link di bawah ini untuk mengikuti kelasnya.


Sebelum klik Selesai/Lanjut, silakan bisa melakukan presensi disini