Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Elektronik

Apa Itu K3?
K3 merupakan sebuah akronim mengenai teknik prosedur kerja untuk mengamankan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya. Apa kepanjangan dari K3? K3 merupakan singkatan dari “Keselamatan dan Kesehatan Kerja”, ia tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, namun juga meningkatkan kesehatan fisik yang dimiliki oleh pekerja. Selain mengenai masalah fisik, ia juga dapat membantu pekerjaan menghadapi masalah mental maupun sosial dari pekerjaan yang sedang dilakukan.
Aturan keselamatan kerja atau praktik dalam elektronika dan kelistrikan memang sangat penting, karena dengan adanya keselamatan kerja yang baik dapat melindungi diri kita dan orang lain, banyak orang bilang Safety First atau Utamakan Keselamatan, dengan memperhatikan keselamatan kerja dengan benar maka hasil yang didapat dari kerja yang telah kita lakukan akan baik dan maksimal.
Cakupan Wilayah Kerja K3
Sesuai dengan misinya, K3 memiliki jangkauan yang cukup luas dengan tujuan inti program untuk kesejahteraan karyawan dan perlindungan berbagai kemungkinan yang terjadi. Terdapat beberapa cakupan wilayah untuk K3 antara lain :
- Keselmatan pekerja saat sedanng berada di tempat kerja.
- Undang-Undang mengenai kesehatan pekerja.
- Penyerapan tenaga kerja khususnya di sektor formal.
- Manajemen K3 secara keseluruhan.
K3 merupakan program dengan tujuan yang baik, yaitu melindungi karyawan dari berbagai ancaman potensi risiko. Ini adalah langkah ke arah yang benar, terutama dalam hal pekerjaan Buruh adalah pekerja yang keselamatannya cukup berisiko.
Fungsi K3
Tindakan keselamatan kerja bertujuan untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan, baik jasmani maupun rohani manusia, serta hasil kerja dan budaya tertuju pada kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Keselamatan kerja secara terperinci meliputi : pencegahan terjadinya kecelakaaan, mencegah dan mengurangi terjadinya penyakit akibat pekerjaan, mencegah dan mengurangi cacat teteap, mencegah dan mengurangi kematian, dan mengamankan material, konstruksi, pemeliharaan, yang semuanya memiliki tujuan pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan manusia.
Diantara fungsi-fungsi lainnya dari istilah dan program tersebut adalah :
- K3 adalah pedoman untuk melaksanakan identifikasi kerja, sehingga keselamtan dan kesehatan dalam lingkungan tersebut bisa tetap terjaga.
- Referensi mengenai saran perencanaan, terutama proses organisasi, sehingga implementasi pekerjaan berlangsung dengan baik.
- Pedoman untuk membantu dan memantau keselamatan yang dimiliki oleh pekerja, dengan begitu mereka bisa bekerja dengan lebih maksimal.
- Pedoman untuk menciptakan metode yang tepat, sehinggs program pengendalian bahaya bisa dilakukan dengan baik.
- Logo K3 akan mempermudah instansi untuk membedakan apakah tempat berkerja tersebut telah memiliki program K3
Contoh-Contoh Penerapan K3 di Perusahaan
Melakukan Perawatan Mesin

Salah satu bentuk penerapan K3 di perusahaan adalah dengan melakukan perawatan mesin. Perawatan mesin yang dilakukan secara berkala dapat menjamin keamanan pekerja. Perawatan yang dimaksud di sini dapat mencakup banyak hal. Mulai dari kontrol rutin, maintenance rutin, bahkan hingga penggantian mesin yang dinilai sudah tak bisa digunakan.
Hal ini diakrenakan banyak pemicu kecelakaan kerja yang berasal dari mesin yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Untuk itu, agar dapat mencegah hal ini terjadi, diperlukan perawatan berkala bagi peralatan-peralatan milik perusahaan. Jangan sampai terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh perawatan mesin yang kuran baik.
Menjaga Kondisi Lingkungan

Yang dimaksud menjaga lingkungan perusahaan di sini adalah menjaga kebersihan lingkungan perusahaan. Selain itu perusahaan juga harus berada pada lingkungan yang kondusif. Ini penting untuk diperhatikan. Utamanya bagi perusahaan yang bergerak di bidang-bidang tertentu yang di mana kondisi lingkungan berpengaruh pada keselamatan pekerja.
Pastikan lingkungan perusahaan tidak berdampak negatif bagi para pekerja. Selain itu sebaiknya lakukan pembersihan secara berkala agar perusahaan selalu bersih. Lakukan juga pembersihan menyeluruh secara berkala terkait hal ini.
Contoh Aturan K3
Berikut ini merupakan beberapa contoh aturan K3 dalam Elektronika
- Jangan bekerja dalam ruangan yang cahanya kurang, semisal remang/redup apalagi lampu sedang padam.
- Jangan bekerja dalam ruangan yang terlalu lembab atau terlalu panas.
- Menggunakan peralatan, perlengkapan, dan peralatan pelindung yang telah disahkan dan berstandar nasional atau bahkan internasional.
- Jangan bekerja bila keadaan baju atau tubuh dalam basah, karena dapat menghantarkan arus listrik dan membahayakan.
- Melepaskan semua atribut yang terbuat dari logam yang ada di badan, misalnya cincin, gelang, perhiasan, dan sebagainya.
- Janganlah sekali-kali menganggap bahwa rangkaian sudah mati, periksalah rangkaian tersebut dengan peralatan yang masih beroperasi dengan baik.
- Jangan merusak peralatan pengaman, jangan sekali-kali merusak sakelar yang bersambungan (interclock), periksa bahwa saklar yang bersambungan tersebut masih berfungsi dengan baik.
- Cek semua peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam kondisi baik, gunakan peralatan yang benar untuk menyelesaikan pekerjaan.
- Cek bahwa kapasitor yang digunakan telah dikosongkan, karena beberapa kapasitor dapat menyimpan muatan dalam waktu yang lama.
- Jangan membuka perlengkapan keamanan sebelum yakin bahwa listrik sudah keadaan off.
- Menggunakan pemadam api yang berstandar dan sah, memadamkan api dengan air dapat menghantarkan arus listrik dan dapat menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang yang ada di sekitar, menggunakan pemadam api karbon dioksida (CO2) dan yang berhalogen tertentu merupakan pilihan untuk memadamkan kebakaran akibat listrik, dalam beberapa kasus dapat juga digunakan jenis pemadam yang berbusa.
- Ikuti aturan dalam menggunakan pelarut seperti FeCl dan bahan kimia lain, karena dapat merusak rangkaian atau membuat rangkaian terbakar.
- Menggunakan kacamata dan pakaian pelindung dalam menangani peralatan hampa tinggi, seperti tabung gambar pada televisi.
- Sediakan kotak P3k, minimal obat atau plester luka untuk mengobati luka akibat kecelakaan kerja, biasanya pada saat menggunakan benda tajam seperti cutter/pisau.
- Keselamatan kerja juga tidak hanya untuk manusia saja, tetapi juga untuk alat maupun komponen yang digunakan, seperti IC/chip komputer yang sensitif terhadap listrik statis yang ditimbulkan oleh manusia.
- Baca aturan pemakaian alat dan keamanan yang sudah disediakan oleh pembuatnya (pabrik).
Sebelum klik Selesai/Lanjut, silakan bisa melakukan presensi disini