Peran Dalam Tim Proyek Internet of Things
Hampir semua pekerjaan memerlukan tim untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan. Maka, tim adalah sebuah kelompok yang terdiri dari beberapa anggota yang bekerja sama demi mencapai tujuan bersama dan memiliki seorang pemimpin. Untuk membentuk tim yang dari berbagai latar belakang, tentu tidak mudah. Ada istilah yang cukup terkenal, yakni ‘team building’ yang perlu dipahami lebih dalam agar bisa membentuk tim yang solid. Sebelum membentuk sebuah tim proyek Internet of Things, kita akan memahami terlebih dahulu peran yang harus ada dalam sebuah tim Internet of Things.
1. Hardware Engineer

Hardware Engineer
Project Manager bertanggung jawab dalam memimpin tim, menentukan tujuan, berkomunikasi dengan stakeholder atau client dan memantau suatu proyek hingga selesai. Ia bertugas mengatur, merencanakan, dan melaksanakan proyek sesuai batasan yang sudah ditentukan, seperti anggaran dan waktu. Profesi ini harus melakukan konfigurasi atau pengaturan hardware yang ada pada komputer atau perangkat lainnya. Mulai dari pembuatan perangkatnya hingga penataan perangkat tersebut.
2. Firmware Engineer

Firmware engineer bertugas dalam membuat dan mengembangkan kode program yang digunakan untuk mikrokontroler. Misalnya membuat kode program untuk Arduino atau Wemos D1 R1.
3. Software Engineer

Dalam project IoT, software engineer bertanggung jawab dalam merancang, mengelola dan merawat perangkat lunak untuk kebutuhan project IoT. Tugas dari software developer dalam project IoT diantaranya adalah mengembangkan website, mobile apps dan juga kebutuhan platform IoT misalnya seperti Blynk yang sesuai untuk proyek yang sedang dikerjakan.
4. Platform Engineer

Dalam dunia Internet of Things Platform engineer bertugas untuk memastikan platform yang digunakan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu Platform Engineer juga bertugas menghubungkan antara Device IoT dengan Platform yang akan digunakan.
5. Cara Membagi Tugas dalam Anggota Tim
Pembagian Tugas
Si A sebagai Hardware Engineer : Membuat dan merakit sistem elektronika dan sistem sensor, soldering, manufaktur.
Si B sebagai Firmware Engineer : Mengembangkan dan mengelola pemrograman.
Si C sebagai Software Engineer : Merancan dan mengelola kebutuhan proyek IoT.
Si D sebagai Platform Engineer : Memastikan Device IoT terhubung dengan platform yang akan digunakan.
Membagi tugas dalam sebuah tim merupakan hal yang penting agar proyek yang dikerjakan dapat selesai secara efektif. Dalam membagi tugas kita perlu mengetahui keahlian dan bidang yang dikuasai dari setiap anggota tim.
Seperti misalnya sebuah tim yang beranggotakan 4 orang mengerjakan suatu proyek Internet of Things, 4 orang ini memiliki keahlian dan skill yang berbeda-beda. Si A memahami tentang elektronik dan sensor, lalu si B memahami pemrograman mikrokontroller tetapi kurang baik dalam soldering. Si C memahami tentang software device IoT dan pernah membuat aplikasi “Monitoring Tambak Udang” dan si D memiliki pengetahuan yang bagus tentang Platform dalam Internet of Things.
Jika dibagi tugasnya dalam sebuah proyek Internet of Things, berarti si A akan bertugas sebagai Hardware Engineer yang mengerjakan sistem elektronika dan sistem sensor dalam perangkat, Si B akan bertugas untuk melakukan pemrograman device yang sudah dibuat oleh si A. Si B akan menyesuakan program dengan kebutuhan dan fitur yang akan dimasukan ke dalam proyek IoT yang dibuat. Si C yang bertgas sebagai software Engineer akan membuat sebuah aplikasi guna menunjang performa dalam proyek IoT yang dibuat, sedangkan untuk si D akan bertugas sebagai platform engineer. Si D akan menghubungkan proyek yang sudah dibuat ke Platform Internet of Things.
Sebelum klik Selesai/Lanjut, silakan bisa melakukan presensi disini